Tahun kelima ku.........
Wuuuiiihhh.... akku sudah tambah tua ya,, hehehehe sekarang aku sudah duduk di kelas 5 tepatnya di kelas 5A.. wali kelasku bernama Bu Ros. Bu Ros orangnya gendut namun beliau adalah guru yang saannnggaaatt baik.... beliau banyak memberiku pengetahuan yang belum pernah aku tau sebelumnya.
Hmmmm... aku mau menceritakan apa ya ??? di tahun ini lebih banyak kenangan yang menyebalkan daripada yang menyenangkan. Contohnya ditahun ini aku duduk dengan Yoyo ( masih ingat dengan temanku yang satu ini ? yang membuatku menangis itu looohh... ). Lalu aku mulai merasakan susahnya mendapatkan teman.
Hubunganku dengan Sabrina sudah tidak terlalu akrab lagi,, kami sudah tidak sering main lagi, meskipun aku masih suka meminjam buku dia. Waktu itu dia pernah mencoba menyewakan buku-buku misterinya atas usulku ( sepertinya seperti itu ). Dan itu berlangsung agak lama, sekitar 2 hingga 4 mingguan. Dan semua berhenti karena buku yang iia pinjamkan ada yang hilang. dan saat itu juga dia berhenti menyewakan buku-bukunya.
Waktu aku kelas 5 aku mengikuti banyak kegiatan . pertama aku mengikuti kegiatan pramuka. Pada waktu itu akan diadakan kemah tapi Cuma 1 hari di Buper ( Bumi Perkemahan ) sebenarnya pada waktu itu aku tidak terlalu axis di kegiatan pramuka, namun karena ada perkemahan akhirnya aku ikut.
Kemah pertamaku itu sangatlah seru, waktu itu aku berkumpul sekitar jam 2 atau 3 sore di sekolah dengan membawa perlengkapan masing-masing dan kebutuhan regu. Waktu itu aku ditugaskan membawa dandang untuk masak nasi. Yang ikut pada saat itu adalah : Aku, Melinda, Nisa, Lidya, Dena, Aci, dll sedangkan anak cowonya : Farhan, Agus, Regia, dll .
Setelah semua berkumpul kami berangkat dengan menggunakan angkot, sedangkan barang-barang di bawa oleh mobil bak pakle ( penjaga sekolah ). Sampai disana sudah banyak regu dari sekolah lain yang sudah datang. Kami mencari lokasi dimana tenda kami akan di pasang, dan sungguh lahannya tidak sesuai dengan harapan kami. Tempatnya itu hanya lahan kecil dan ditambah lagi ada pohon yang menutupi pintu masuk untuk tenda kami, ckckckckck...... namun kata pelatih pramuka ku waktu itu Kak Kosasih, yang penting dibawa happy aja.
Barang-barang yang dibawa oleh pakle sudah datang dan kami langsung mencoba membangun tenda untuk kami sendiri. Namun apa yang terjadi ???? kami Cuma bisa bengong, ( gimana caranya membangun tenda ??? kalau kita baru tau teorinya ?? ) akhirnya di bantu oleh kakak” lainya kami mulai membangun tenda tersebut dan hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Kami mulai menikmati sore itu. Sebelum maghrib, setelah menyelesaikan banyak kegiatan kami mulai memasak. Di bantu oleh guru kami bu Suryati, kami mulai mencoba memasak. Pertama kompor minyak yang dibawa oleh Nisa dinyalakan, aku bertugas mengambil air untuk memasak nasi. setelah matang ternyata nasinya masih ada yang keras, hahaahahahahaha..... daripada malam itu kami enggak makan, lebih baik kami makan saja nasi setengah matang itu. Dan para anak cowo yang ikut juga meminta nasi yang setengah matang itu.. katanya mereka lapar dan tidak ada yang bisa masak ( nasib..nasib ). Sorenya, setelah semua kegiatan aku pun ingin mandi. Tapi karena kamar mandi yang ada sudah penuh kami pun mencaari kamar mandi (aku melihatnya saat ada kegiatan menjelajah ). Tapi saat aku dan kedua temanku kesana, ternyata kamar mandiitu sedang dipakai penduduk sekitar untuk mandi dan mencuci, aku pun menunggu giliran dengan mengobrol dengan temaku. Namun setelah aku menunggu 1 jam orang yang sedang di kamar mandi itu belum selesai juga. Untungnya ada ibu-ibu yang baik yang menawarkan kami untuk mandi di rumahnya, kami pun menumpang mandi di rumah ibu-ibu itu ( alhamdulillah...... ). malamnya kami pun tidur dengan nyenyak....
Paginya aku terbangun pukul setengah 4 pagi.. aku terbangun karena suara gitar yang dimainkan peserta dari sekolah lain. Lalu aku membangunkan teman-temanku lainnya. Aku dan temanku, Melinda dan Lidya lalu keluar dari tenda dan ingin membangunkan anak cowo yang ada di tendanya. kami pergi ke tenda anak cowo dan langsung berteriak membangunkan mereka. Dengan kaget mereka bangun dengan muka kusut ( kami tidak tahu kalau guru-guru yang mendampingi kami tidur di tenda anak cowo.. untungnya mereka tidak langsung terbangun.. uuuhhhhuuu ). Dan siang nya kami semua pulang.
Ceritannya masih panjang,, waktu aku mengikuti lomba paduan suara, aku ditunjuk untuk menjadi drijen memandu teman-teman. Setelah berlatih cukup keras kami memenangkan lomba paduan suara tingkat kecamatan. namun di tingkat kabupaten nya,, hasil kami kurang memuaskan. Dan kami semua bertekat untuk berlatih lebih bagus lagi.
NB : Aku berhasil mengamankan peringkatku .. :)
Semua kenangan bersama teman akan selalu teringat. Jadi janganlah kau melupakan teman-teman yang pernah kau kenal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar